Selasa, 14 Maret 2017

Tentang TAWABI

    Bismillahirrohmanirrohim ini adalah post pertama admin , Admin adalah newbie dari blog sebelah  Azax JOC, kali ini admin akan membagikan tentang ilmu nahwiyah tentang Tawabi


   Adapun Tawabi  maka penjelaannya disampaikan di dalam Majruroh.
Isim-isim yang di majrurotul Asma
 Majrurotul Asma ada 3 bagian :
-         Majrur dengan Huruf Jar.

-         Majrur dengan Idhofah.

-         Majrur dengan Tawabi.


1.    Majrur dengan huruf Jar

   
2.    Majrur dengan Idhofah
  Idhofah adalah menyandarkan sesuatu dengan (isim) kepada sesuatu (isim) contoh  :

 Buku Ali ,Rumah Amr.
  Dan dinamakan yang pertama Mudhof dan yang kedua Mudhof Ilaih dan yang harus yang harus keadaan majrur yaitu Mudhof ilaih adapun Mudhof maka keadaanya tergantung kedudukanya di dalam jumlah.
 Syarat-syarat Idhofah
1.     Mudhof tidak boleh keadaanya di Tanwin,

2.     Dibuang Nun apabila keadaan mudzhof mutsana atau jama,

3.     Dibuang alif lam dari Mudhof, 


Catatan : Jika terdapat dua lafazh yang keduanya memakai TANWIN, ALIF LAM, ata NUN, maka lafazh yang ke dua bukan MUDHAF ILAIH tetapi SHIFAT seperti :


Di dalam hadist yang dzoif.
Makna-makna idzofah :
1.     Apa-apa yang diperkirakan makna dari :
Cincin (dari besi).
2.     Apa-apa yang diperkirakan makna milik :
Rumah (milik) Ali.
3.     Apa-apa yang diperkirakan makna di :
Siksa (dalam) kubur.
 Tawabi dibagi 4 : Naat,Atof,Tawkid,Badal.

1.    Naat atau Sifat

  Naat atau sifat adalah pengikut yang disebutkan untuk menjelaskan satu sifat dari sifat-sifat isim sebelumnya ,Contoh :

-Telah datang seorang murid yang bersungguh-sungguh.

  Dan wajib untuk mengikuti  sifat yang disifatinya :
1.     Dalam I’robnya ,Contoh :

2.     Dalam mudzakar dan muanastnya harus sama ,Contoh :

3.     Ma’rifat Nakirohnya harus sama ,Contoh :

4.     Dalam Mufrod,Mustasna,Jama  ,Contoh :

Naat dibagi 2 :
-          Menjelaskan langsung yang disifatinya telah datang seorang laki-laki yang sholeh ,Contoh :

-          Menjelaskan sesuatu yang berhubungan dengan yang disifati datang seorang laki-laki sholeh istrinya ,Contoh :

2.    Atof
  Atof adalah pengikut yang terletak setelah hurf atof ,Contoh :

-Telah datang Khalid dan Salim
Dan huruf Atof adalah :
 Sebagaimana mengatofkan isim pada isim demikian pula mengatakan fiil pada fiil ,Contoh :

-Jika kalian beriman dan kalian bertakwa kalian akan mendapatkan balasan.
3. Tawkid
   Tawkid adalah pengikut yang disebutkan setelah yang diikatnya untuk  mengikutinya sehingga menghilangkan kemungkinan atau kesalahan keragu-raguan pendengar. Contoh :

Tawkid dibagi 2 :
1.     Lafdi
 Dengan mengurangi lafadz itu sendiri .

2.     Ma’nawi
  Dengan menggunakan satu lafadz dari lafadz berikut ini.
1.     Nafsu                 : Telah datang raja dirinya.
2.     Aynun                : Saya bertemu dengan eremuan air matanya.
3.     Kullu (Semua)   : Telah datang anak laki-laki semuanya/seluruhnya.
4.     Ajma’                  : Dan bagi keluarganya para sahabatnya seluruhnya.
5.     Killa (keduanya)   : Telah hadir 2 guru keduanya.
6.     Kilta (perempuan): Telah pergi 2 guru perempuan dua-duanya.

4.Badal
   Badal adalah pengikut yang membolehkan untuk dibuang dan dijadikan sebagai penggantinya ,

  Termikasih telah berkunjung ke blog TANPA BATAS semoga post kali ini dapat bermanfaat bagi kita semua, mohon maaf bila masih ada banya kesalahan .

Azax JOC group

1.      







1 komentar: